Leonardo da Pisa
Ilmuwan

Tokoh Dan Ilmuan Matematika Ternama

Tokoh Dan Ilmuan Matematika Ternama –  Beriku ini merupakan tokok sekaligus ilmuan matematika yang namanya sangat tersohor sampai saat ini dan ilmu mereka saat ini sangat berjasa dan masih du gunakan pada dunia pendidikan.

Tokoh Dan Ilmuan Matematika Ternama

 

Leonardo da Pisa
id.wikipedia.org

thebigvantheory – Leonardo da Pisa ataupun Leonardo Pisano lebih diketahui dengan gelar Fibonacci, merupakan matematikawan Italia yang diketahui selaku pencipta angka Fibonacci. Leonardo berfungsi dalam mengenalkan sistem penyusunan serta kalkulasi angka Arab ke bumi Eropa.

Ayah dari Leonardo, Guilielmo( William) memiliki julukan panggilan Bonacci yang maksudnya” bertabiat bagus” ataupun” simpel”. Sehabis tewas, Leonardo kerap diucap dengan julukan Fibonacci( dari tutur filius Bonacci, anak dari Bonacci). William mengetuai suatu pos perdagangan( sebagian memo mengatakan dia merupakan perwakilan bisnis buat Pisa) di Bugia, Afrika Utara( saat ini Bejaia, Aljazair). Selaku anak belia, Leonardo bepergian ke situ buat membantu bapaknya. Disanalah Leonardo berlatih mengenai sistem angka Arab.

Memandang sistem angka Arab lebih simpel serta berdaya guna dibanding angka Romawi, Fibonacci setelah itu bepergian ke arah wilayah Mediterania buat berlatih pada matematikawan Arab yang populer pada era itu. Leonardo terkini kembali kembali dekat tahun 1200- an. Pada tahun 1202, di umur 27, beliau menorehkan apa yang sudah dipelajari dalam novel Liber Abaci, ataupun novel kalkulasi. Novel ini membuktikan kepraktisan sistem angka Arab dengan metode menerapkannya ke dalam pembukuan bisnis, alterasi bermacam dimensi serta berat, kalkulasi bunga, alterasi duit serta bermacam aplikasi yang lain. Novel ini disambut bagus oleh kalangan berpendidikan Eropa, serta menciptakan akibat yang berarti pada pandangan Eropa, walaupun penggunaannya terkini menabur besar sehabis ditemuinya percetakan dekat 3 era selanjutnya.

Baca Juga : 5 Teori Sains Yang Paling Rumit

  • Georg Cantor( 1845- 1918 Meter)
Georg Cantor
en.wikipedia.org

Georg Cantor merupakan pakar Matematika Jerman, pencipta filosofi gabungan, pencipta rancangan angka melalui terbatas( transfinit), ahli, guru besar, serta cerpenis. Beliau lahir di St Patersburg saat ini Leningrad Rusia, pada bertepatan pada 3 Maret 1845 serta tewas di Halle, Jerman, pada bertepatan pada 6 Januari 1918 pada baya 73 tahun sebab sakit jiwa, karena teorinya ditentang para pakar matematika sezamannya.

Pada baya 22 tahun beliau menemukan titel ahli. Tesisnya bertajuk” Dalam matematika, menanya lebih bernilai dari membongkar pertanyaan”. Setelah itu beliau bertugas di Universitas Halle hingga akhir hidupnya. Awal mula beliau cuma digaji selaku dosen tidak senantiasa.

Pada baya 27 tahun beliau dinaikan jadi guru besar pembantu. Terkini pada baya 34 tahun beliau dinaikan jadi duru besar senantiasa. Cantor menikah pada baya 29 tahun di Interlaken, Swiss, dengan Valley Guttman. Walaupun gajinya kecil, beliau bisa membuat rumah buat istri sebab menemukan peninggalan dari bapaknya.

Pada tahun 1873 pada baya 28 tahun, Cantor memublikasikan teorinya. Sepanjang 10 tahun beliau selalu memberitahukan teorinya dalam tulisan- tulisannya. Filosofi gabungan serta Rancangan Angka Transfinit- nya menggegerkan bumi matematika. Tetapi penenmuannya itu tidak profitabel Cantor. Beliau menemukan tantangan hebat dari ahli- ahli matematika pada durasi itu, paling utama dari gurunya, yakni Kronecker. Hendak namun temuan dia hingga saat ini nyaris semua orang di bumi menyambut Filosofi Gabungan.

 

  • Euclides( 350- 280 SM)
Euclides
id.thpanorama.com

Euclid diucap selaku Ayah Ilmu ukur, ialah pakar Matematika pada Era Romawi Kuno. Bukunya yang bertajuk Elements, ialah buatan ilmu ukur terbesarnya yang sampai dikala ini dipakai selaku referensi dasar- dasar ilmu Ilmu ukur.

Euclides menulis 13 bagian novel mengenai ilmu ukur. Dalam buku- bukunya dia melaporkan aksioma( pernyataan- pernyataan simpel) serta membuat seluruh ajaran mengenai ilmu ukur bersumber pada aksioma- aksioma itu. Ilustrasi dari aksioma Euclides merupakan,” Terdapat satu serta cuma satu garis lurus garis lurus, di mana garis lurus itu melampaui 2 titik”. Buku- buku karangannya jadi hasil buatan yang amat berarti serta jadi referensi dalam penataran Ilmu Ilmu ukur.

Untuk Euclides, matematika itu berarti selaku materi riset serta bukan hanya perlengkapan buat mencari nafkah. Kala dia berikan kuliah ilmu ukur pada raja, paduka menanya,” Tidak apakah ada metode yang lebih gampang untuk aku buat paham dalam menekuni ilmu ukur?”. Euclides menanggapi,” Untuk raja tidak terdapat jalur yang gampang buat paham ilmu ukur. Tiap orang wajib berasumsi ke depan mengenai dirinya bila beliau lagi berlatih”.

 

  • Thabit Ibnu Qurra( 836- 901)

Thabit Ibnu Qurra

Thabit Ibnu Qurra merupakan Matematikawan mukmin yang diketahui dengan panggilan Thabit. Dia ialah salah seseorang ilmuan mukmin terkenal di aspek Ilmu ukur. Dia melaksanakan temuan berarti di aspek matematika semacam kalkulus integral, trigonometri, ilmu ukur analitik, serta ilmu ukur non Eucledian.

Salah satu buatan Thabit Ibnu Qurra yang hebat di aspek ilmu ukur merupakan bukunya yang bertajuk The composition of Ratios( aransemen perbandingan). Dalam novel itu, Thabit menerapkan antara aritmatika dengan perbandingan jumlah ilmu ukur. Pandangan ini, jauh melewati temuan ilmuan Yunani kuno dalam aspek ilmu ukur.

Donasi Thabit kepada ilmu ukur yang lain ialah, pengembangan ilmu ukur kepada filosofi Pythagoras di mana ia mengembangkannya dari segitiga siku- siku spesial ke semua segitiga siku- siku. Thabit pula menekuni ilmu ukur buat mensupport penemuannya kepada kurva yang diperlukan buat membuat bayang- bayang mentari.

Baca Juga : Pemanfaatan Sejarah Matematika di Sekolah

  • Johann Carl Friedrich Gauss( 1777- 1850)
Johann Carl Friedrich Gauss
britannica.com

Johann Carl Friedrich Gauss lahir di Braunschweig, 30 April 1777. Dia merupakan matematikawan, astronom, serta fisikawan Jerman yang membagikan beraneka ragam partisipasi, apalagi beliau ditatap selaku salah satu matematikawan terbanyak sejauh era tidak hanya Archimedes serta Isaac Newton. Pada umur 3 tahun, beliau sudah sanggup membetulkan kekeliruan catatan pendapatan juru batu bapaknya. Bagi narasi, pada baya 10 tahun, beliau membuat gurunya terpukau dengan membagikan metode buat membagi jumlah sesuatu antre aritmatika berbentuk kalkulasi antre$ 1+ 2+ 3+…+ 100,,$ apalagi pertanyaan yang diserahkan gurunya sesungguhnya lebih susah dari itu.

Selaku salah satu matematikawan terbanyak sejauh era, gauss melaksanakan penelitiannya di observatorium astronomi di Gottingen, kota kecil di jantung Jerman. Gauss membagikan beraneka ragam partisipasi yang variatif pada aspek matematika. Aspek analisa serta ilmu ukur memiliki banyak banget sumbangan- sumbangan piliran Gauss, ilham ilmu ukur non Euclidis ia kembangkan pada tahun 1797.

Pada tahun 1799 mengamalkan disertasi doktornya hal teorema Dasar Aljabar serta tahun 1800 sukses menghasilkan tata cara kuadrat terkecil. Serta pada 1801 sukses menanggapi persoalan yang berumur 2000 tahun dengan membuat polygon 17 bagian mengenakan mistar serta kompas. Di tahun ini pula menerbitkan Disquisitiones Arithmeticae, suatu buatan klasik mengenai filosofi angka yang sangat mempengaruhi sejauh era.

Gauss nyaris menghabiskan semua hidupnya di Gottingen hingga meninggal. Gauss yakni akademikus dalam bermacam aspek: matematika, fisika, serta astronomi. Aspek analisa serta ilmu ukur beramal banyak banget sumbangan- sumbangan benak Gauss dalam matematika. Kalkulus tercantum salah satu aspek analisa yang pula menarik perhatiannya.

Salah satu temuan terbanyak Gauss adlah tata cara” Gauss- Seidel” dipakai buat menuntaskan sistem pertemuan linear berdimensi besar, semacam sistem- sistem yang banyak ditemui dalam sistem pertemuan diferensial. Tata cara perulangan Gauss- seidel dibesarkan dari buah pikiran tata cara perulangan pada pemecahan pertemuan tidak linear. Metode perulangan tidak sering dipakai buat menuntaskan Sistem Pertemuan Linear berdimensi kecil sebab metode- metode langsung semacam tata cara penyisihan Gauss lebih berdaya guna dari tata cara perulangan.

 

  • Meter. C. Escher( 1898- 1972)
Meter. C. Escher
en.wikipedia.org

Maurits Cornelis Escher merupakan salah satu artis grafis yang sangat populer di bumi. Buatan seninya dinikmati oleh jutaan orang di semua bumi, semacam bisa diamati pada banyak web website di internet. Beliau populer atas arsitektur mustahilnya, semacam Ascending and Descending, Relativity, alih bentuk Print- nya, semacam Metamorphosis I, II, serta III, Sky& Air I ataupun Lizard.

Meter. C. Escher, sepanjang hidupnya, membuat 448 litografi, pahatan kusen serta lebih dari 2000 lukisan serta coretan. Semacam sebagian pendahulunya yang populer, Michelangelo, Leonardo da Vinci, Durer serta Holbein, Meter. C. Escher pula kiri. Pada tahun 1922, dia kagum oleh gedung serta keteraturan aspek, kala beliau awal kali mendatangi Alhambra, kastel Moor era keempat simpati di Granada, Spanyol. Konsep ornamental kompleks di Alhambra, yang didasarkan pada simetri geometris yang menunjukkan silih pola kesekian dipahat ke bilik batu serta lelangit, merupakan akibat kokoh pada karya- karya Escher.

Meter. C. Escher main dengan srsitektur, perspektif, serta ruang tak mungkin. Seninya lalu menawan anggaran digemari jutaan orang di semua bumi.

 

  • Ronald Aylmer Fisher( 1890- 1962)

Ronald Aylmer Fisher

Ronald Aylmer Fisher merupakan seseorang ahli statistika, pertanian eksperimental, serta genetika kuantitatif asal Inggris. Fisher merupakan donatur alas untuk banyak pandangan dalam ilmu statistika modern, spesialnya di aspek statistika inferensi, yang menekuni filosofi ditaksir serta percobaan anggapan. Beliau pula diketahui selaku orang yang sanggup memadukan 2 poros perbincangan di dini kemajuan genetika modern: antara poros genetika kuantitatif serta genetika kualitatif( genetika Mendel).

Richard Dawkins, figur pendukung neo- Darwinisme serta ateisme, menyebutnya selaku” Pengganti Darwin Terbanyak”, serta pakar asal usul statistika Anders Hald mengatakan” Fisher merupakan seseorang jenius yang dengan seorang diri menghasilkan dasar- dasar ilmu statistika modern”.

Sebagian donasi Fisher pada bumi statistik merupakan Prinsip Konsep Penelitian, maksimal likelihood, sifficiency, acilarity, Diskriminator Linier Fisher, serta Fisher Information. Dalam artikelnya tahun 1924″ On a distribution yielding the error functions of several well known statistics” dipublikasikan chi- square Karl Pearson serta t- student, hasil analisisnya yang lain merupakan penyaluran z( yang dikala ini amat diketahui bersama Penyaluran F). Partisipasi ini buatnya jadi figur penting statistika era 20.

  • Rene Descartes( 1596- 1650)

Rene Descartes diketahui selaku Renatus Cartesius dalam kesusastraan berbicara Latin, ialah seseorang filsuf serta Matematikawan Perancis. Dia mempertunjukkan donasi yang berarti ialah penemuannya mengenai ilmu ukur analitis, yang kesimpulannya diketahui selaku inventor” Sistem Koordinat Cartesius”, yang pengaruhi kemajuan kalkulus modern serta sediakan jalur untuk Newton menciptakan kalkulus. Dia membagikan partisipasi yang besar dalam perkembangan di aspek matematika, alhasil dipanggil selaku” Ayah Matematika Modern”.

Descartes merupakan salah satu pemikir sangat berarti serta mempengaruhi dalam asal usul barat modern. Metodenya yakni dengan meragukan seluruh wawasan yang terdapat, yang setelah itu mengantarkannya pada kesimpulan kalau wawasan yang beliau kategorikan ke dalam 3 bagian bisa diragukan, ialah wawasan berawal dari pengalaman inderawi bisa diragukan, kenyataan biasa mengenai bumi misalnya api itu panas serta barang yang berat hendak jatuh pula bisa diragukan, serta prinsip- prinsip ilmu mantik serta matematika pula beliau ragukan. Dari keragu- raguan itu, Descartes akan mencari wawasan apa yang tidak bisa diragukan yang kesimpulannya membawakan pada premisnya Cogito Ergo Sum yang maksudnya” saya berasumsi hingga saya terdapat”.

Rene Descartes, salah satu penemuannya merupakan mengenai” kemiringan” pada pertemuan garis lurus. Kemiringan memastikan posisi sesuatu garis kepada koordinat$ x,$ serta koordinat$ y.,$ Banyak pakar matematika membenarkan ia selaku orang yang menciptakan metode kemiringan. Ia dibilang sudah membagikan suatu tata cara buat membongkar permasalahan garis serta kemiringan dalam permasalahan aljabar serta ilmu ukur.

Metode kemiringan dasar merupakan$ y= mx+ b,$, sedangkan metode kemiringan merupakan$ meter= fracy_2- y_1x_2- x_1.,$ Descartes merupakan orang awal yang memberitahukan penanganan buat kemiringan serta pertemuan linear.

  • Muhammad bin Musa al- Khawarizmi( 780- 850)

Muhammad bin Musa al- Khawarizmi lazim diucap Al- Khawarizmi merupakan seseorang pakar matematika, astronomi, astrologi. Sepanjang hidupnya, Al- Khawarizmi bertugas selaku dosen di Sekolah Martabat di Baghdad, tempat dia berlatih ilmu alam serta matematika, tercantum menekuni alih bahasa dokumen Sansekerta serta Yunani.

Partisipasi Al- Khawarizmi tidak cuma berakibat pada matematika saja, namun pula dalam kebahasaan. Tutur algoritma didapat dari tutur Algorismi, pelatinan dari julukan Al- Khawarizmi. Julukan Al- Khawarizmi pula di serap dalam bahasa Spanyol Guarismo serta dalam bahasa portugis, Algarismo yang berarti digit. Di Inggris memakai sebutan algoritm.

Tutur aljabar berawal dari tutur al- Jabr, satu dari 2 pembedahan dalam matematika buat menuntaskan catatan kuadrat, yang tertera dalam novel dia yang bertajuk” al- Kitab al- mukhtasar fi hitung al- jabr wal- muqabala” ataupun” Novel Ikhtisar buat Perhitungan dengan Melengkapkan serta Menyamakan” yang ditulis pada tahun 820 Kristen. Novel awal Al- Khawarizmi yang setelah itu diterjemahkan ke dalam bahasa Latin diketahui selaku Liber algebrae et almucabala oleh Robert dari Chester serta pula oleh Gerardus dari Cremona.

Sebab pengaruhnya yang besar di aspek aljabar, Al- Khawarizmi dinamai selaku Ayah Aljabar. Tetapi, julukan itu diserahkan pula pada Diophantus, sorang akademikus dari Yunani kuno.

  • Galileo( 1564- 1642)

Galileo ditatap selaku salah seseorang ahli dini mengenai Guna. Ciptaannya pula membuktikan kalau dia orang yang awal mula mengangkut rancangan pemetaan dampingi gabungan. Pada tahun 1638, dia menekuni permasalahan mengenai 2 bundaran yang konsentris( mempunyai pusat yang serupa) dengan pusat di O. Garis tengah bundaran awal 2 kali lebih jauh dari garis tengah bundaran kedua.

Dengan cara kasat mata, banyaknya titik pada bundaran awal mestinya lebih banyak apalagi bisa jadi 2 kali lebih banyak dari banyaknya titik pada bundaran kedua. Tetapi, ia sanggup membuat pemetaan ataupun guna yang membuktikan kalau banyaknya titik pada kedua bundaran itu serupa.

Galileo tercantum orang yang tidak ingin sedemikian itu saja menyambut sesuatu realitas. Ia senantiasa mempersoalkan bukti sesuatu kejadian. Apalagi ia berani mengutip tindakan yang berbeda dengan tindakan mayoritas orang pada jamannya. Apalagi ia pula berani berlainan opini dengan para atasan yang berdaulat. Ia mengenalkan filosofi Heliosentrisnya yang berkata dunia lah yang memutari mentari, bukan mentari yang memutari dunia. Sayangnya, ia tidak sanggup memastikan dengan cara objektif bukti pendapatnya alhasil ia dihukum.

  • Pythagoras( 582- 496 SM)

Pythagoras lahir di pulau Samos, di wilayah Ionia, Yunani Selatan. Salah satu aset Pythagoras yang sangat populer sampai dikala ini merupakan teorema Pythagoras, yang melaporkan kalau kuadrat bagian miring sesuatu segitiga siku- siku serupa dengan jumlah kuadrat dari 2 sisi- sisinya yang lain. Yang istimewa, nyatanya metode ini 1. 000 tahun saat sebelum era Pythagoras, banyak orang Yunani telah memahami kalkulasi” Fantastis” ini. Meski kenyataan di dalam teorem ini sudah banyak dikenal saat sebelum lahirnya Pythagoras, tetapi teorema ini dikira selaku penemuan Pythagoras, sebab beliau yang awal meyakinkan observasi ini dengan cara matematis. Pythagoras memakai tata cara aljabar buat melaporkan teorema ini.

Penemuan lain yang ditemui oleh Pythagoras merupakan perbandingan atau analogi kencana( golden ratio). Pada era kemudian, matematika memanglah tidak cuma berhubungan dengan angka. Matematika dipakai buat menjabarkan metafisika serta menguasai keelokan. Tercantum golden ratio ini. Bersumber pada temuan Pythagoras, nyatanya banyak perihal di alam sarwa ini membidik pada golden ratio. Cangkang siput, galur- galur pada nanas, serta dimensi badan pada bagian atas orang dibanding bagian bawahnya nyaris tentu mendekati golden ratio 1: 1, 618. Pythagoras pula meyakinkan, seluruh barang yang penuhi golden ratio tetap mempunyai tingkatan estetika yang amat besar. Jika alam sarwa berlimpah dengan barang- barang dengan” dimensi golden ratio”, hingga orang harus membuat yang seragam untuk melindungi keelokan itu. Apalagi, Pythagoras berpendirian kalau” Seluruh suatu merupakan nilai; serta analogi kencana merupakan raja seluruh nilai”.

  • Karl Pearson( 1857- 1936)

Karl Pearson merupakan penyumbang penting kemajuan dini statistika sampai selaku patuh ilmu tertentu. Karl Pearson mendirikan bidang Statistika Terapan di University College London pada tahun 1911, yang ialah bidang statistika awal kali buat tingkatan universitas di bumi. Dari kecil, bapaknya mempengaruhinya biar beliau menuntaskan pembelajaran di aspek hukum, yang akhir mendorongnya buat mempelajari aspek hukum di University College School, London.

Sehabis menamatkan pembelajaran aspek hukum ini, kemudian Pearson berlatih patuh matematika di Kings College, cambridge. Ketekunannya dalam menekuni matematika, dibuktikan dengan banyak banget karangan buku- buku statistika yang membagikan partisipasi amat besar kepada kemajuan matematika spesialnya statistika. Karl Pearson mungkinlah bukan akademikus yang sangat cerdas pada zamannya, bisa jadi pula bukan akademikus yang sangat terkenal, tetapi yang jelas banget, dia telah sukses menghasilkan matematika serta statistik jadi ilmu yang amat menarik. Metode dia membongkar permasalahan, hati- hati dalam menarangkan, serta buatan bukunya sudah meransang gagasan pada akademikus setelahnya.